Latest News
Minggu, 19 Mei 2013

Tak Kuasa Hadapi Pemalak, Museum Louvre Perancis Ditutup

Museum Louvre
Museum Louvre (nydailynews.com)

"Para pegawai harus berhadapan dengan jambret terorganisir." 
TB news - Museum ternama di Perancis, Louvre, terpaksa ditutup untuk publik pada hari Rabu kemarin. Ini disebabkan 200 pegawainya melakukan mogok kerja untuk memprotes menjamurnya pencuri yang berkeliaran di dalam museum yang dibangun pada akhir abad XII itu.

Massa yang diorganisir oleh serikat pekerja Perancis atau Solidaires Unitaires Démocratiques kemudian melakukan long march menuju kantor Kementerian Kebudayaan untuk mencari solusi permasalahan ini. Sebanyak 100 orang perwakilan pekerja diterima oleh pihak kementerian pada jam makan siang.

Salah satu pegawai, Christelle Guyader mengungkapkan kepada BBC bahwa dirinya mulai takut dengan aksi penjambretan yang berlangsung di dalam museum. 

"Para pegawai harus berhadapan dengan para penjambret yang telah teroganisir dan kerap bertindak agresif. Di antara mereka bahkan terdapat anak-anak," ujar Guyader seperti dikutip BBC, Rabu 10 April 2013. 

Para penjambret anak-anak ini diketahui merupakan imigran asal Rumania dan mengincar para wisatawan yang berkunjung ke dalam museum. Mereka masuk ke dalam museum secara gratis dan mulai meminta uang kepada para turis.

Dalam melakukan aksinya, anak-anak ini menggunakan modus dengan bertanya kepada korban apakah mereka bisa berhasa Inggris. Di saat korban lengah, anak-anak ini kemudian mengelilingi korban sambil mengambil uang dan barang berharga lainnya. 

Pihak museum mengaku telah meminta bantuan kepada polisi untuk menambah personil mereka sejak akhir tahun lalu. Namun tindak kriminal ini masih terjadi.

Menurut salah satu staf yang tidak ingin disebut namanya, sangat tidak mungkin menahan anak-anak itu.

"Biasanya mereka tidak ditahan oleh polisi karena dianggap masih anak-anak, sehingga mereka lalu dilepas. Lalu mereka akan datang kembali, walaupun sudah diusir oleh pihak museum sebelumnya," ujar salah satu pegawai itu seperti dilansir laman Dailymail, Rabu 10 April 2013.

Dua tahun lalu, mantan Menteri Dalam Negeri Perancis, Claude Gueant, pernah mengatakan bahwa menjamurnya tingkat penjambretan di jalan-jalan di Paris sebagian besar dilakukan oleh anak-anak imigran asal Rumania. Gueant berpendapat tingkat kemiskinan dan korupsi yang parah dan melanda bagian timur Eropa dituding sebagai penyebabnya.

Selain di museum, para imigran Rumania itu juga beraksi di sekitar stasiun Gare du Nord Eurostar dan mengincar warga London yang baru saja tiba di Paris menggunakan kereta cepat. 

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui kapan museum yang dikunjungi oleh delapan juta pengunjung per tahun itu akan dibuka kembali.

© VIVA.co.id
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Tak Kuasa Hadapi Pemalak, Museum Louvre Perancis Ditutup Rating: 5 Reviewed By: Register Center