Latest News
Kamis, 20 Desember 2012

Efek Samping Pemakaian High Heels


Sahabat TB-News Apakah Anda suka penggemar sepatu high heels? Memakai sepatu hak tinggi memang bisa membantu Anda untuk tampil lebih elok dan menawan. Sayangnya, sepatu ini sering menimbulkan banyak keluhan mulai dari nyeri sampai kuku kaki yang tumbuh ke dalam.
Resiko yang lebih besar ini disebabkan adanya hormon estrogen pada tubuh wanita, yang menyebabkan kemampuan perempuan untuk mengalami menstruasi, kehamilan, menyusui, dan menopause. Pada saat siklus tersebut terjadi, kalsium dalam tubuh perempuan akan hilang dalam jumlah banyak, dan menyebabkan tulang mudah keropos lebih cepat.
 
Bagian kaki yang disebut head metatarsal memiliki tugas yang paling banyak dan berat, saat menggunakan high heels. Bagian ini bertugas menopang seluruh bobot tubuh dalam satu titik. Jika tak terbiasa menggunakan sepatu jenis ini, Anda bisa mengalami cidera yang disebut osteoartritis. Osteoartritis ini disebabkan karena cairan “pelumas” di bagian persendian kaki (disebut cairan sinovial) terkikis, sehingga menyebabkan ujung-ujung tulang di persendian saling bergesekan satu sama lain. Gejala ini ditandai dengan rasa nyeri di bagian persendian pergelangan kaki. Nah, jika penyakit ini dibiarkan, bisa menyebabkan tulang semakin rapuh dan patah. Gesekan tulang, selain menyebabkan rasa nyeri, pada akhirnya akan berpengaruh pada kepadatan massa tulang dan menyebabkan osteoporosis, apalagi jika tidak didukung dengan asupan kalsium yang tepat untuk menjaga keutuhan tulang.
Selain menyebabkan pegal atau nyeri, bahaya lainnya dari sepatu berhak tinggi adalah bisa menyebabkan kuku kaki tumbuh ke dalam. Para ahli medis spesialis kaki (podiatrist) dari Loyola University Health System, Amerika Serikat memaparkan menempatkan tekanan yang konstan pada jari kaki, maka kuku kaki yang besar bisa tumbuh ke dalam kulit dan menyebabkan infeksi. Banyak dokter memperingatkan bahwa jika kondisi ini terus dibiarkan dan tidak diobati maka bisa menyebabkan komplikasi yang lebih serius dan memicu terjadinya kerusakan permanen pada kuku kaki. Jika jari kaki mulai terasa menyakitkan, bengkak dan keluar cairan maka ada kemungkinan ia sudah terinfeksi dan perlu dirawat oleh dokter. Sebaiknya segera periksakan diri ke dokter, karena jika tidak diobati bisa membuat kuku copot atau harus diangkat. 
Sebaiknya, jika Anda ingin rasa sakit itu tidak datang terus-menerus, biasakanlah memakai sepatu high heels dalam beraktivitas. Dengan rutin pakai sepatu jenis tersebut, otot kaki Anda akan terbiasa. Pemakaian high heels yang tidak teratur justru bisa membuat betis semakin nyeri.  Idealnya, variasikan pemakaian sepatu high heels Anda dengan sepatu yang haknya tidak terlalu tinggi. Dengan cara ini otot kaki akan jadi lebih terbiasa. Bagi Anda yang suka memakai sepatu high heels, usahakan menyempatkan diri untuk melakukan strecthing atau peregangan setiap pagi. Langkah ini bisa membuat otot tidak tegang dan peredaran darah lancar. Untuk meredakan rasa sakit atau pegal, Anda juga bisa merendam kaki di air hangat. Tambahkan garam Epsom. Garam tersebut kaya akan kandungan mineral termasuk magnesium dan sulfat. Saat kulit menyerap magnesium, hal itu akan membantu tubuh memperbaiki dan memperbaharui jaringan yang rusak.
Dan bagi Anda yang menggunakan high heels hanya untuk penampilan, Anda bisa membawa 2 sepatu. Jadi, satu high heels dan satu lagi sepatu biasa yang lebih nyaman. Dengan begitu, anda tidak perlu merasa pegal dan nyeri setelah lelah beraktifitas seharian. (Cipta Uli Mediana)

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Efek Samping Pemakaian High Heels Rating: 5 Reviewed By: AKN